Feature Story News

Santai sambil mendengarkan musik cepat. Suasana seperti inilah yang terlihat di Embassy Club, Taman Ria Senayan, Jakarta Selatan. ...

Pesta Zero di Embassy

Santai sambil mendengarkan musik cepat. Suasana seperti inilah yang terlihat di Embassy Club, Taman Ria Senayan, Jakarta Selatan. Di lantai dansa utama, suasana Embassy tak lebih sama dengan malam-malam akhir minggu sebelumnya. DJ setempat memainkan musik yang mengiringi klaber berjoget. Bartender sesekali menampilkan atraksi juggling yang cukup memukau dan jadi hiburan sendiri.

Dua orang pria yang berada di dek bagian tengah, sibuk mengatur mixing DJ dengan alunan musik cepatnya. Nampak piawai. Sesekali musik terdengar dimainkan dalam tempo rendah, kencang, dan dipercepat. Bersamaan dengan kecepatan musik, lampu sorot warna hijau memancar dari atas tengah ruangan mengarah ke dancefloor yang masih sepi.

Lampu-lampu yang dipancarkan tak segemerlap tempat dugem pada umumnya. Keramaian hanya terlihat memenuhi meja yang mengelilingi lantai dansa. Namun tak sedikit yang memilih berdiri hanya sekadar bercengkerama dengan temannya sambil menggenggam sebotol minuman.

Perhelatan yang paling ramai, justru berlangsung di Balcony yang terletak di lantai dua. Di tempat itulah perusahaan minuman Coca Cola membuat pesta peluncuran Coca Cola Zero, produk minuman bersoda dengan kandungan gula zero alias nol. Acara tersebut dimeriahkan alunan musik DJ Winky Wiryawan yang juga seorang aktor film. Ia tampil bersama istrinya, Kenes, sebagai pembawa acara.

Acara yang berlangsung tepat pukul 00.00 WIB, Sabtu (23/2) itu, telah dipadati oleh undangan. Tempatnya yang tidak terlalu luas, semakin membuat suasana terasa sesak. Bangku yang dekat bertander, sudah terisi. Begitu juga di dancefloor dekat dek. Selain berdisko, peluncuran tersebut dimeriahkan hiburan permainan sulap dan dancer.

Menyaksikan orang dugem dari Balcony, jadi pemandangan yang mengasyikkan. Dari lantai atas, kita bisa melihat sekeliling dancefloor Embassy Club. Musik DJ yang tadinya dimainkan oleh dua orang pria, kini berganti dimainkan oleh seorang DJ perempuan berkemeja putih dengan rambut terurai yang didampingi oleh tiga pria.

Penataan dek DJ punya kesan berbeda dengan tempat dugem lainnya. Bagian tengahnya dihiasi kepala pesawat dan speaker kanan kirinya digambari baring-baringnya. Lampu yang menyorot lantai dansa didominasi warna ungu dan hijau.

Walaupun tidak terlalu padat dikunjungi klaber, suasana dugem tetap saja terasa. Di bagian kanan dek DJ, sekelompok pria terlihat tertawa sambil menyaksikan gaya rekannya yang bergoyang dengan riangnya. Dan di sebelah kiri dek, sekelompok perempuan dengan rekan prianya, juga melakukan hal yang sama. Komunitas ini seakan menikmat waktu malamnya.

“Suasana di sini lebih santai. Bisa ngobrol leluasa dan memang situasinya beda dengan tempat dugem yang lain. Kalau ingin dugem banget, di sini bukan tempatnya. Tempat lainnya, masih banyak,” ujar Ricki, pengunjung Embassy Club.

Malam sudah semakin larut. Walaupun Jakarta sedang turun hujan, Embassy Club semakin didatangi klaber yang ingin menikmati malam akhir pekan. Musik cepat permainan DJ, semakin kian kencang.

0 komentar: